Sejarah Bika Ambon

Image

Bika Ambon adalah sejenis kuih berasal dari Indonesia. Terbuat dari bahan-bahan seperti telurgula, dan santan, Bika Ambon umumnya dijual dengan rasa pandan, meskipun kini juga tersedia rasa-rasa lainnya seperti duriankeju, dan coklat. Bika Ambon biasanya dapat bertahan dalam keadaan terbaik selama sekitar empat hari karena setelah itu kuih tersebut akan mulai mengeras. Namun anda dapat melembutkan kembali dengan cara mengukusnya selama kira-kira 15 hingga 20 minit.

Menurut penjelasan M Muhar Omtatok, seorang seorang budayawan dan sejarawan Indonesia, Kuih Bika Ambon diilhamkan dari Kuih khas Melayu iaitu Bika atau Bingka. Seterusnya diubahsuai dengan bahan penaik berupa Nira/Tuak Enau hingga berongga & berbeza dari kuih Bika atau Bingka khas Melayu itu. Selanjutnya M Muhar Omtatok menyebutkan bahawa kuih ini disebut Bika Ambon karena pertama sekali dijual & popular di simpang Jalan Ambon – Sungai Kera Medan.

Bika ambon dikenal sebagai oleh-oleh khas Kota MedanSumatera Utara. Di Medan, Jalan Mojopahit di daerah Medan Petisah terdapat sekitar 30 kedai yang menjual kuih ini. Setiap kedai di lokasi ini dapat menjual lebih dari 1.000 biji Bika Ambon setiap hari dan semakin meningkat apabila menjelang hari raya. Diperkirakan, sebutan Bika Ambon muncul dari kebiasaan masyarakat yang dahulu baru mengenal bika yang dihasilkan di Jalan Ambon, Medan. Penyebutan Bika Ambon akhirnya menjadi tradisi seiring dengan berkembangnya industri makanan ini.

Posted on August 4, 2013, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: